Penegak Hukum Wajib Usut Dugaan Korupsi Dana Desa Mekar sari

0
58

Kepahiang, TerasNusantara.com- Aparat Penegak Hukum diminta, serta wajib  mengusut dugaan Penyimpangan dana desa Desa Mekar sari, Kecamatan Kabawetan, Kabupaten Kepahiang, Propinsi Bengkulu. Hal ini di sampaikan salah satu Aktivis Penggiat anti Korupsi kabupaten kepahiang Andika (40),  Kepada TerasNusantara.com  (07/07/2019), kepada Pewarta Andika mengatakan “ Sudah sepatutnya dan wajib bagi aparat Penegak hukum  yang ada di Kabupaten Kepahiang Propinsi bengkulu mengusut dugaan penyimpangan dana desa khususnya desa Mekar Sari Kecamatan Kabawetan, mulai dari tahun anggaran 2016-2018 yang di duga kuat proyek dana desa  yang notabonenya dimanfaatkan untuk pembangunan beberapa paket kegiatan pembangunan Infrastuktur, seperti pembuatan jalan Lapen dan lain-lain namun diduga saat pelaksanaannya disinyalir dijadikan oknum-oknum tertertentu untuk kepantingan pribadi ataupun sekelompok golongan.bebernya  

Lanjutnya “kami sudah melakukan investigasi serta pantauan dilapangan terkait program Kegiatan dana desa terhitung dari tahun anggaran 2016 sampai dengan tahun 2017 untuk desa Mekar sari, kecamatan kabawetan, Kabupaten Kepahiang, Propinsi Bengkulu,    diduga pada saat pelaksanaannya hingga kegiatan pengerjaan sarana dan sarana pembangunan infrastruktur  yang dananya bersmber dari anggaran dana desa (APBDes), sarat dengan dugaan-dugaan praktek kecurangan hal ini sangat berdampak buruk pada fisik ketahanan sebuah bangunan, faktor-faktor yang mengakibatkan berimbasnya  sebuah fisik bangunan sangatlah diragukan antara lain”,

  1. Diduga adanya dugaan permaian kotor yang dilakukan oleh pihak-oknum tertentu untuk melakukan praktek-praktek kecurangan dengan cara-cara yang tidak benar dengan tujuan meraup keuntungan besar melebihi keuntungan wajar sehingga fisik sebuah bangunan yang dikorbankan
  2. Kurangnya pengawasan dari pihak-pihak dinas instansi terkait pada saat pelaksanaan kegiatan pengerjaan pembangunan sehingga dengan mudahnya oknum-oknum melaksanakan sebuah pekerjaan pembangunan asal-asalan.

Ditambahkannya Lagi “kami berharap pihak Aparat penegak Hukum dalam waktu dekat segera memanggil serta memeriksa oknum-oknum yang terlibat baik secara langsung maupun tidak langsung yang bertanggung jawab dalam  proses penggunaan serta pemanfaatan dana desa. Apabila didalam proses pemeriksaan serta penyelidikan yang dilakukan oleh pihak penegak hukum nanti ditemukannya ada unsur-unsur dugaan melawan hukum dan dugaan korupsi pada saat pelaksaan dan proses pengerjaan kegiatan pembangunan infrastruktur yang dananya bersumber dari dana desa,  maka kami berharap pihak kejaksaan untuk segara menetapkan tersangka”, sampai Andika dengan nada mengebu-gebu.  (Tarmizi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here