Dana Desa Bandung Jaya Diduga Lumbung Korupsi

0
280

Kepahiang,TerasNusantara.com- Program Percepatan Pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah Pusat untuk meningkatkan tarap hidup masyarakat terkususnya yang tinggal dipedesaan, sesuai nawacita Permerintahan Jokowi-JK yakni melaksanakan pembangunan di mulai dari hulu ke hilir dengan mengelontorkan anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), difokuskan untuk pembangunan di daerah pedesaan.

Dana yang sudah dikucurkan oleh pihak pemerintah pusat kedesa-desa yang setiap desanyanya mencapai milyaran rupiah setiap tahun perdesa ini, tak lain dan tak bukan yakni bertujuan memberikan rasa keadilan bagi masyarakat Indonesia, serta mengurangi bentuk kesenjangan sosial masyarakat.

sangat miris jika dana desa yang telah diproritaskan malah dijadikan sekelompok oknum tertentu untuk kepentingan pribadinya saja, sehingga kepentingan hajat orang banyak diabaikan.

Anggaran DD Desa Bandung Jaya Kecamatan Kabewetan Kabupaten Kepahiang Propinsi Bengkulu tergolong cukup besar. “namun miris jika saat pelaksanaannya dijadikan sebuah proyek korupsi saja”.

Hal ini disampaikan langsung oleh “aktivis Lembaga Pengawal Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP-KPK), Feri Swanto (40), ketika diminta tanggapannya saat berkunjung ke Kantor Redaksional TerasNusantara.com Senen (09/07/2019)”,

Aktivis LP-KPK, “Mengatakan kami menduga anggaran dana desa desa Bandung Jaya Kecamatan Kabewetan pada tahun anggaran 2018 lalu hanya dijadikan oleh pihak-pihak oknum tertentu untuk memperoleh keuntungan besar melebihi kepentingan wajar, sehingga fisik pengerjaan sebuah bangunan sangat di ragukan kwalitas ketahanannya, diduga kuat dana didesa Bandung Jaya sengaja dijadikan objek lumbung korupsi ”

” sebagai catatan pihak media bahwa Kami sudah melakukan investigasi pantauan kelapangan dan melihat kondisi sebenarnya”. untuk paket kegiatan pembangunan Jalan Lapan, Jalan Rabat yang dibangun pada tahun 2018 kami menemukan kondisi fisik dilapangan di beberapa titik kondisinya sudah rusak dan hancur.” Besar kemungkinan saat pelaksanaanya pengerjaan proyek tersebut dikerjakan kurang pengawasan dari dinas instansi terkait sehingga Proyek bisa dikerjakan asal-asalan”. Kata Aktivis LP-KPK.

Lanjut Aktivis LP-KPK “Kami berharap Pihak Penegak Hukum dapat menindak lanjuti temuan yang kami maksud serta dalam waktu dekat segera melakukan pengusutan proyek anggaran dana desa di desa Bandung Jaya yang disinyalir sarat dengan Nuansa Korupsi Kolusi dan Nopotisme (KKN), dengan tujuan menyelamatkan keuangan negara dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab”. Harapnya.

Sampai berita ini diturunkan hak jawab dari pihak Penguna anggaran belum di peroleh. (Putra Rejang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here