Hamburkan Uang Negara,Bangunan Rest Area 1 Terbengkalai.?

0
288

Kepahiang, TerasNusantara.com-Bangunan dengan dana 1,3 M terkesan terbengkalai dan mulai rusak disetiap sudutnya, Bangunan ini berada di Desa Air Sempiang Kecamatan Kabawetan dengan tajuk proyek pembangunan Rest Area 1 dari Dinas Pariwisata dan olah raga Kabupaten Kepahiang.

Jika dilihat saat cek lokasi, “terkesan Proyek ini hanya Menghamburkan Uang negara saja, serta diduga kuat sarat dengan Proyek ajang korupsi”, semua bangunan yang ada dalam kondisi rusak, mulai dari plafon yang pecah dan berlubang, instalasi listrik yang rusak serta tidak ada bola lampu sama sekali, bangunan terkesan sangat dipaksakan tanpa pertimbangan manfaat.

Yang lebih menarik lagi adalah Kegiatan Pembanguan di Rest Area 1 ada toilet dengan 6 pintu yang tidak dilengkapi fasilitas air sama sekali baik itu sumur atau PDAM tetapi ada Tower Air beserta pipa yang hanya di tanam di tanah seolah olah jika dilihat dari luar pipa tersebut disambungkan dengan galian sumur bor.

Proyek pembanguanan Rest Area I ini bersumber dari APBD Kabupaten Kepahiang Tahun 2018 yang menelan Anggaran Rp. 1. 308.651.000 di kerjakan oleh Cv. Agra Jaya Konstruksi dengan waktu pelaksanaan 15 Agustus 2018 sd 27 Desember 2018 atau 135 hari kalender. Pekerjaan memakan waktu yang telah lewat dari batas kontrak sebab pada januari 2019 pekerjaan bangunan ini belum selesai.


Salah satu Warga setempat Mujiono mengatakan pada lebaran tahun lalu, mereka beberapa warga yang di dampingi Kades mengambil inisiatif mengangkut air untuk keperluan pengunjung, karena banyak pengunjung yang beristirahat di lokasi bangunan yang baru selesai tersebut.


” Toilet dan penampungan air Tetmond, Stager dan pipa yang salah satunya ditanam ke tanah menyambung ke tetmond dan satu pipa yang masuk ke toilet tersebut tidak ada airnya, karena memang tidak ada sumber air seperti sumur bor atau sumur biasa, jadi kami beri isiatif mengangkut air agar toilet tetap bersih dan bisa digunankan,” ujar Mujiono.

Dari data lapangan bangunan ini belum diserah terima kan dari Dinas ke pihak kecamatan atau desa.
” Tapi beberapa waktu yang lalu, pernah ada anggota DPRD Kepahiang yang sidak kesini, namun hingga saat ini belum ada kelanjutan pada bangunan ini, ” ujar Mujiono.

Saat Dikonfirmasi Anggota DPRD Kepahiang Hariyanto S.Kom membenarkan bahwa dirinya dan beberapa teman sudah pernah melakukan sidak ke bangunan tersebut dan sudah melakukan pemanggilan terhadap dinas terkait.
” Saat itu mereka menyatakan akan segera melakukan penyempurnaan bangunan tersebut, namun ternyata hingga hari ini belum ada gerakan sama sekali, dan nanti akan saya bicarakan lagi sama teman teman,” ujar Hariyanto.

Sudah selayaknya pihak Aparat Hukum Untuk segera melakukan pemeriksaan terhadap anggaran dana daerah yang terkesan tak bermanfaat.(RM2/TARMIZI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here