Mampukah Pihak Kejari Kepahiang Menuntaskan Dugaan Korupsi Proyek Pengadaan Lahan Kantor Camat Tebat Karai.?

0
361

Kepahiang,TerasNusantara.Com– Publik saat “masih menunggu sebuah gebrakan besar yang dilakukan oleh pihak kejaksaan Negeri Kepahiang dalam sebuah agenda pemberantasan serta penuntasan Perkara -perkara besar terkait dugaan-dugaan korupsi di bumi sehasen, ada satu perkara besar yang saat ini dinanti-nantikan publik serta satu pertanyaan yang cukup mengejutkan yakni pertanyaan publik “Mampukah Kejari Menuntaskan Dugaan Korupsi Proyek Pengadaan Lahan Kantor Camat Tebat Karai.”?

Karena Dalam Pernyataannya yang pernah tercetus serta disampaikan langsung oleh  Kepala Kejaksaan   Negeri Kabupaten Kepahiang H. Lalu Syafudin,SH,MH
Kepada Wartawan. “hal tersebut pernah diungkapkan oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kepahiang  pada tanggal   9 Agustus 2018 Silam seperti yang kami Kutip  dalam sebuah Pemberitaan yang pernah dilangsirkan Media Online Potret Rafflesia edisi 10 Agustus 2018 dengan Judul Berita “Lalu Syaifudin: Silahkan Lapor Jika Ada Dugaan Korupsi”

“Dalam Pernyataan yang disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri Kepahiang tersebut adalah sebuah sinyal Peringatan  keras, Lalu Syafudin mengingatkan jika ada kasus serupa yakni kasus yang dimaksud adalah dugaan Korupsi Pengadaan pengadaan lahan Tourism Information Centre (TIC) yang menjerat tiga tersangka yakni, mantan Bupati Kepahiang BA, mantan Kabag Pemerintahan Setdakab Kepahiang, SY dan pemilik tanah SP”.

“Dalam Pemberitaan tersebut Pihak Kejari Kepahiang “mengatakan kepada rekan-rekan Wartawan bahwa pihak Kejari tidak akan segan-segan serta akan Mengusut tuntas jika  ternyata ada kasus yang sama juga terjadi di tahun yang sama atau tahun-tahun sebelumnya dan tahun berjalan, jangan coba-coba membeli atau menjual lahan lebih tinggi harganya dari standar yang ada, yang mengakibatkan kerugian bagi negara”.

Saat itu pihak Kepala Kejaksaan Negeri Kepahiang Pernah ditanya ” awak media apakah setelah ini akan ada pembedahan pada kasus serupa, yaitu pengadaan lahan lain yang memiliki modus yang sama di tahun 2015, Kajari menegaskan hal tersebut bisa saja terjadi jika memang ada laporan dugaan korupsi.”

“Kita siap melakukan penyelidikan jika adanya laporan dugaan korupsi. Bukan hanya untuk anggaran tahun 2015 saja, tetapi semua laporan yang memiliki dasar yang akan ditindak lanjuti oleh penyidik intelejen dan pidsus Kejari Kepahiang. Kalau ada bahannya silahkan laporkan, kita siap untuk menindak lanjutinya. Walaupun itu pengadaan ditahun 2015, jika buktinya ada kita siap menyelidikinya”, kata Kajari Waktu Itu.

“Masih pernyataan Kejari Karena pada APBD tahun 2015 bukanya hanya pengadaan lahan TIC yang dilaksanakan Bagian Pemerintahan Umum Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Kepahiang. Oleh karena itu bisa jadi akan ada Kasus baru yang akan muncul”.

“Intinya jika ada bukti silahkan laporkan, kita akan pelajari untuk menentukan tindak lanjutnya”, kata Kajari saat itu”.

GOLBE (Gabungan Ormas dan Lsm Bengkulu Bersatu), Pada  hari senin tanggal 20 Mei 2019 , mendatangi kantor Kejaksaan tinggi provinsi Bengkulu, dengan tujuan Menyampaikan laporan pengaduan atas dugaan Korupsi pembelian lahan Kantor Camat Tebat Karai Kabupaten kepahiang, anggaran APBD tahun2015 lalu. dengan Nomor Surat No: 012/LAPDU/05/2019, Perihal : Laporan Pengaduan dugaan Korupsi Pembelian  Lahan Kantor Camat Tebat Karai Kabupaten Kepahiang Propinsi Bengkulu TA. 2015 Sumber APBD yang diduga adanya dugaan Melawan Hukum, Sehingga Merugikan Keuangan Negara”.

“Ketika di hubungi Pewarta Tarmizi (44 Th), Salah satu dari para Aktifis yang ikut serta menandatangani berkas  laporan dugaan  Korupsi Pembelian Lahan tanah Kantor Camat Tebat Karai yang telah disampaikan ke pihak kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu. Mereka yang tergabung dari berbagai LSM dan ormas Bengkulu Yang tergabung dalam Gabungan Ormas dan LSM Bengkulu Bersatu (Golbe), saat dihubungi serta ditanya oleh redaksi TerasNusantara.com. mengenai perkembangan dan sudah sampai sejauh mana laporan yang pernah di laporkan pihak Golbe. Kepada Perwarta “Tarmizi Mengatakan bahwa laporan dugaan yang pernah disampaikan oleh pihak Golbe Ke pihak kejati Bengkulu  saat ini telah tangani oleh oleh Pihak Kejari Kepahiang, sampai Tarmizi melalui pesan singkat Whatsapp 22/09/2019. dalam pesan singkatnya”.

“Beliau menyampaikan bahwa pihak mereka selaku pelapor dugaan tersebut,  berharap pihak Kejaksaan dalam waktu dekat dapat  menuntaskan laporan dugaan Korupsi tersebut, Kami sangat percaya kepada Pihak Kejari  Kepahiang tidak akan main-main dalam menuntaskan perkara tersebut kami yakin itu” Sampainya.(RM2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here