Dibalik Proses Tanah TIC Kepahiang

0
57

Kepahiang, TerasNusantara.Com – Pemerintahan Kabupaten Kepahiang agar memproses aset pemda tanah Dusun kepahiang dengan luas tanah 1 Hektar lebih 1 buah bagunan rumah yg dibuat dalam 1 sertifikat atas nama sapuan agar segera mengembalikkan nama sertifikat tersebut dari sertifikat tanah aset pemerintah daerah balik nama Sapuan bin wahab karena kami sudah full mengembalikan uang jual beli tanah sesuai dengan keputusan Pegadilan Negeri dan Pegadilan Tinggi propinsi Bengkulu. Sampai Istri Sapuan dalam Pesan Singkat Wasthapp kepada redaksi terasnusantara.com

Didalam Pesan singkatnya “Penti Surnita Mailin  juga minta dengan segala hormat kepada seluruh teman-teman media masalah kasus pengadaan lahan TIC masalah uang yang saya titip  ke bank mandiri karena niat baik saya karena apa yang dinyatakan suami saya yang tertuang dalam surat pernyataan jual beli apabila ada timbul kerugian negara suami saya atas Nama Sapuan bersedia megembalikan”, Ungkapnya

“Lanjut Penti perlu teman-teman Ketahui semua untuk melakukan jual beli kepada pemerintah daerah ke kabag pemerintahan bukan nya tidak melalui proses yang mudah, disitu ada penjual pemilik lahan dan pembeli kabag Pemerintahan Kabupaten Kepahiang, ada PPTK, Bendahara, dan menggunakan anggaran tidak mungkin tidak tau di bagian banggar dan kekeuangan bendahara kabag pemerintahan melakukan belanja beli tanah untuk pengadaan lahan TIC, dengan proses sidang yang panjang km lalui,  kami mendapat INKRACHT dari Pegadilan Negeri dan Pengadilan Tinggi tanah kembali ke kami dan kami wajib mengembalikan uang biar cukup dengan pertama kami terima ini sudah keputusan silahkan ambil uang yang saya titipkan dibank mandiri kekurangnya kami cukupi dan hak kami kembali”

” Ia juga menambahkan yang dikatakan korupsi itu siapa tidak mungkin suami saya bisa mencairkan uang tersebut sendiri, uang itu yg nencairkan pptk, bendahara, yg terima uang baru Sapuan Ma’wan

Ini kwintasi pembayaran mana Pejabat Pelaksana Tekhnis Kegiatan (PPTK),  dan bendahara kenapa tidak ditahan kenapa yang ditahan penjual atau pemilik lahan,
Dan masalah bunga bank selama uang dititipkan dan dieksekusi oleh pihak kejaksaan negeri Kepahiang kemana bungga Bank sejumlah Rp 3.346.300.000( tiga milar 3 ratus empat puluh enam juta tiga ratus ribu) bunga uang yang dititip kemana.??

Selama  terhitung dari 8-8-2018 sampai dengan keputusan MA tanggal 28-Agustus 2019 Kasasi jaksa Ke MA ditolak jdi kita berpatokkan ke keputusan PN dan PT propinsi Bengkulu, Sedang kasih pidsus menyatakan didalam media bunga bank disetor ke kas negara pada hal itu status Masih penitipan kenapa bank mandiri bunga bank setor ke kas negara tp km pihak keluarga blm melakukan kompermasi kepada pihak Bank Mandiri baik Bank Kcp Kepahiang dg pihak Bank mandiri Bengkulu
Sampai Istri Sapuan. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here