Pekerja Seni, Pemilik Organ Tunggal dan Usaha Fotographi juga kena imbas Pandemi Covid19

0
169

KEPAHIANG, TN – Pandemi covid19 mengakibatkan semua sektor perekonomian masyarakat terganggu, demikian pun bagi para pekerja seni, musisi, pemilik organ tunggal dan usaha fotographi di kabupaten Kepahiang, hal ini tergambar saat komisi II DPRD Kepahiang menerima Rapat Dengar Pendapat (RDP) para pekerja seni, musisi, kru dan pemilik organ tunggal di ruang kerja Komisi II DPRD Kepahiang pada Senin (13/04/2020).

Disampaikan perwakilan rombongan Herlina,maksud dari kedatangan nya ke DPRD Kabupaten Kepahiang adalah untuk menyampaikan aspirasi dari kawan kawan yang seprofesi,dimana imbas covid 19 ini ia bersama kawan kawan seprofesi tidak dapat lagi memenuhi kebutuhan hidup, imbas dilarang nya pertunjukan organ tunggal, pentas seni dan kegiatan hajatan lainnya yang biasanya memanfaatkan jasa mereka, bahkan banyak sekali jadwal yang mestinya mereka penuhi sebagai sumber penghasilan harus dibatalkan imbas Covid-19 ini.

“Kedatangan kami ke DPRD adalah untuk menyampaikan aspirasi, dimana kami pun yang merupakan musisi,kru atau pun pemilik organ tunggal tidak lagi dapat memenuhi kebutuhan hidup lagi, pencaharian kami sehari hari adalah menyanyi pada hiburan organ tunggal,nah klo hajatan sudah tidak diperbolehkan lagi, otomatis kami tidak mendapat kan gaji, sedangkan pencaharian kami dan kawan kawan hanya disini,kami minta pemerintah daerah untuk dapat juga memperhatikan nasib kami, jikapun ada bantuan atau sebagainya kami berharap nama kami atau kawan kawan lainnya yang se profesi juga untuk dapat diakomodir dan diberikan,” sampai Herlina.

Ketua Komisi II DPRD Kepahiang Bambang Asnadi menyampaikan keprihatinan nya kepada para pekerja Seni di Kabupaten Kepahiang yang juga terdampak atas pandemi Covid19, Pandemi covid 19 ini memang berpengaruh luar biasa bagi tatanan sosial dan ekonomi masyarakat Kabupaten Kepahiang, baik petani pekerja swasta, buruh harian, pedagang, tukang bangunan bahkan ASN, dan hari ini kita juga menerima aspirasi dari para musisi ini, tentu ini menjadi permasalahan kita bersama yang harus dihadapi dan dicarikan solusi secepatnya, hal ini akan segera kami tindak lanjuti, sampai Bambang.

Ditambahkan Anggota Komisi II Eko Guntoro,keluhan masyarakat baik itu petani, pedagang, tukang bangunan, tukang becak, pegawai swasta bahkan ASN semua kami terima,untuk diketahui saat ini pemerintah daerah melalui camat lurah kades dan RW dan RT sedang melakukan pemetaan dan pendataan masyarakat terdampak covid-19 ini.

“Hari ini kita menerima pekerja seni,baik itu pemilik organ tunggal, penyanyi, kru angkut dan teknisinya, Harapan kami di DPRD semua yang terdampak covid 19 ini baik secara ekonomi ataupun sosial hendaknya dapat dibantu oleh Pemerintah daerah, ini musibah kita bersama yang harus kita hadapi mari kita tunjukan klo kita bersama dapat memutus penyebaran covid19 ini, optimisme masyarakat dan kita semua pandemi ini dapat segera berlalu,dan terakhir kami di DPRD akan mendorong pemerintah daerah untuk dapat segera menyalurkan baik itu penanganan dampak ekonomi akibat covid19 (bantuan sembako) dan kegiatan Jaring Pengaman sosial ini untuk segera di realisasikan,” pungkas Eko Guntoro.

Rapat Dengar Pendapat dipimpin Ketua Komisi II Bambang Asnadi,Hadir anggota komisi II Eko Guntoro,SH, R.M Johanda,S.Pd, Maryatun, Riswanto dan Anggota Komisi III Hj. Dwi Pratiwi NS.(ADV)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here