Resmikan Mushallah Al Maghfiroh, Bupati Beserta Ketua DPRD Sambut Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu

0
80

KEPAHIANG, TerasNusantara.com– Dalam Rangka Hari Bhakti Adhyaksa, Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu Dr. Andi Muhammad Taufik, SH.MH melakukan kunjungan kerja ke Kantor Kejaksaan Negeri Kepahiang dan sekaligus menandatangani Prasasti sebagai simbol peresmian mushollah Al-Maghfiroh di komplek Kejaksaan Negeri Kepahiang, Selasa (30/06/2020).

Kedatangan Kajati ke kepahiang disambut secara adat dan langsung diterima Kajari Kepahiang H. Lalu Syaifudin, MH beserta jajarannya, Bupati Kepahiang Dr. Ir Hidayattulah Sjahid, MM IPU beserta Ketua TP.PKK , Ketua DPRD Kepahiang Windra Purnawan, SP, Wakil Bupati Kepahiang Neti Herawati,S.Sos, Kapolres Kepahiang AKBP.Suparman S.IK, Dandim 0409 RL Letkol Inf Sigit Purwoko, Forkompimda dan jajaran OPD di lingkup pemerintah Kabupaten Kepahiang.

Disampaikan Kajari Kepahiang H.Lalu Syaifudin,MH dalam laporannya bahwa dukungan pemkab kepahiang selama ini sangat luar biasa,apa lagi terhadap pembangunan mushalla almaghfiroh, bahkan aula tempat kita acara ini menjadi lebih layak karena dukungan pemkab kepahiang, sampainya.

“Kenapa saya beri nama al maghfiroh yang berarti pengampunan allah,semoga setelah kita lelah bekerja,kita juga dapat beribadah memohon pengampunan kepada allah, sehingga kita dapat fresh lagi dalam pekerjaan selanjutnya, kepada yang hadir disini karena ini peresmian Mushallah semoga dapat menjadi amal ibadah bagi kita semua dan kepada pak Kajati pada akhirnya nanti kami mohon berkenan untuk dapat meresmikan mushallah Al Maghfiroh ini, sampai Kajari.

Bupati Kepahiang dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Kajati Bengkulu Dr.Andi Muhammad Taufik SH.MH di bumi Sehasen dan mersmikan secara langsung Mushallah Almaghfiroh dalam rangkaian peringatan Hari Bhakti Adhyaksa Tahun 2020.

“Atas nama Pemkab Kepahiang dan masyarakat Kabupaten Kepahiang saya ucapkan selamat datang kepada Kajati Bengkulu Dr.Andi Muhammad Taufik,SH.MH, sinergitas yang sangat baik sudah kita lakukan selama ini bersama jajaran adhyaksa dikepahiang terutama dalam pendampingan pembangunan dan supervisi penyelenggaran pemerintahan daerah,kami sangat merasa bangga atas kunjungan ini,karena mungkin ini merupakan kunjungan pertama bapak Kajati di kepahiang dan semoga berkesan,”Sampai Bupati.

Dalam sambutannya Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu Dr.Andi Muhammad Taufik,SH.MH menyampaikan ucapan terima kasih atas penyambutan yang luar biasa oleh  jajaran Kejaksaan Negeri dan Pemkab Kepahiang.

“Terima kasih pak kajari dan pak bupati atas penyambutan yang luar biasa ini,saya lihat disini jajaran Forkopimda nya kompak semua hadir,sinergitas seperti ini tolong untuk ditingkatkan,Sampai Kajati.

Ditambahkan Kejati Dr Andi Muhammad Taufik,SH.MH bahwa sinergitas jajaran adhyaksa bersama forkopimda dan Pemkab seperti ini harus ditingkatkan, saya juga berpesan kepada jajaran adhyaksa untuk selalu membantu Pemerintah Daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan,karena dalam permasalahan hukum lebih baik kita melakukan pencegahan daripada Penindakan, terkait dengan peresmian  Mushallah Almaghfiroh ini pesan saya untuk dimanfaatkan dengan sebaiknya, tolong apabila adzan sudah berkumandang kita hentikan semua aktifitas kita, segera beribadah karena hidup kita ini hanya sementara dan semua perbuatan kita dimintakan pertanggungjawaban,Sampai Kajati Dr.Andi Muhammad Taufik,SH.MH.

Acara peresmian Mushollah Al maghfiroh ditutup dengan ceramah agama oleh Ustadz H.Junaidi Hamzah,M.Pd.

Dalam isi ceramahnya ustad junaidi hamzah mengajak seluruh yang hadir untuk sujud kepada allah dan memakmurkan masjid dan mushallah.

“Andaikata umur kita Sudah 40 tahun tapi tidak pernah sujud dibumi allah maka itu bukan lagi godaan iblis bahkan kita sudah masuk ke golongannya,dan dalam rangka peresmian mushallah almaghfiroh sesuai janji rasul siapa yang membangun rumah ibadah dibumi allah ini,maka allah akan balas dengan rumah disurga untuknya,dan terakhir marilah kita sadari bahwa kita ini adalah makhluk allah yang punya salah dan khilap untuk itu marilah kita bermohonkan maghfiroh atau pengampunan kepada Allah swt,” Junaidi Hamzah.(Anca/ADV)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here