Putra Bengkulu Luncurkan Platform Aplikasi “Kuantar”

0
183

Dukung Pemerintah Dalam Pertumbuhan Ekonomi

BISNIS, TerasNusantara.com – Platform Aplikasi Online yang tengah naik daun di era industry 4.0 mulai naik daun, dimana Dunia dihebohkan dengan pasar digital yang dikuasai oleh sebagian besar kaum milenial membuat pasar konvensional mulai ditinggalkan. Kali ini putra Bengkulu meluncurkan platform aplikasi online yang dinamakan “Kuantar”. Kuantar adalah sebuah aplikasi online yang dirancang untuk memudahkan masarakat bertransaksi secara digital.

Banyak sekali kemudahan yang di timbulkan oleh aplikasi “kuantar”jika masyarakat memahami dengan seksama. Aplikasi ‘Kuantar’ bukan hanya menyediakan layanan Transportasi Online tetapi juga “Kuantar Menyediakan layanan (PPOB) seperti, pembayaran token listri, pembayaran angsuran lesing, pembayaran pajak, BPJS, dan pembayaran lainnya. Kemudian “kuantar juga menyediakan market place yaitu sebuah website atau aplikasi online yang memfasilitasi proses jual beli dari berbagai toko. Untuk kaum ibu-ibu Aplikasi Kuantar juga bekerjasama dengan aplikasi “Kupesan untuk layanan makanan (Ku Food ) dan belanja sayuran, buah-buahan serta barang sembako, bagi masrakat Bengkulu nantinya aka nada fitur layanan social yaitu berupa Ambukan gratis dan damkar. Jadi semuanya terhubung dalam sebuah aplikasi yang dinamakan “kuantar”.

Disela-sela kesibukannya sutra hidayat selaku Owner “Kupesan” mengatakan ‘Bagi pemerintah diharapkan dapat mensuport aplikasi ini untuk memberdayakan masyarakat Bengkulu berbasis digital. Dimana industry 4.0 ini mau tidak mau, suka atau tidak suka kedepannya semua pasar di Indonesia bahkan dunia akan berbasis digital. Dengan demikian dengan kehadiran Aplikasi Kuantar ini Masyarakt Bengkulu sudah terlebih dahulu mengenal dunia pasar online’ kata Hidayat Tanjung

Lalu bagaiman pengaruh Palikasi ini Bagi petani? Aplikasi “kuantar” bisa memangkas harga pasar yang selama ini hanya milik tengkulak dan toke. Petani tidak hanya menjual kepada pengumpul atau tengkulak, tetapi petani bisa terhubung langsung dengan pembeli lintas provinsi bahkan pasar duniapun mereka bisa terhubung. Caranya petani cukup mendownload aplikasi Kuantar dan bermitra dengan manajemen Kuantar.

Yudian Saputra selaku tim manajemen “kuantar” juga menambahkan ‘Sebagai manajemen kuantar, kami juga menyediakan lapak bagi masyarakat Bengkulu yang memiliki ketarampilan/ keahlian khusus. Misalnya ada masyarakat yang meiliki keahlian pangkas rambut, service elektronik, bengkel, namun mereka tidak ada modal untuk sewa lapak/ ruko. Disini masrakat tidak usah kawatir, kami sediakan satu fitur layanan sevice untuk memudahkan masyarakat mengakses jasa service tersebut cukup menekan ikon layanan service di HP anda maka anda akan terhubung ke tukang service tersebut, maka tukang service langsung meluncur ke rumah anda, anda cukup di rumah saja tidak usah repot keliling mencari. Ujar yudian

Kehadiran “kuantar” bagi UKM ini bertujuan untuk memberdayakan industri bisnis di Indonesia untuk menjangkau audiens yang tepat melalui komunitas pedagang online yang kreatif dan inklusif.

Data dari Ketua Asosiasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah Indonesia (Akumindo) tahun 2018, UKM berkontribusi terhadap lebih dari 60 persen PDB Indonesia. Tetapi, pandemi COVID-19 ini memberikan dampak bagi UKM.

Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) dalam website resminya mengatakan bahwa penjualan online justru mengalami peningkatan.

Di sinilah pemerintah mendorong UKM untuk memanfaatkan platform digital. Saat ini, dari 60 juta UKM di Indonesia, hanya ada 8 juta yang menggunakan platform digital.

“Pemerintah menangkap keresahan pelaku UKM yang menginginkan adanya peningkatan penjualan melalui platform digital, dan itulah yang melatarbelakangi anak muda Bengkulu untuk menciptakan platform aplikasi online yang terdiri dari dua target utama, yaitu mendorong penggunaan platform digital “Kuantar serta mendukung produk rumahan (Home industry) yang diciptkan oleh masyarakat Bengkulu,” kata Reka Saputra selaku Owner Kuantar.

Dengan fitur-fitur yang sedehana ini dan fasilitas yang lengkap akan memberikan peluang bagi berbagai bisnis dan usaha, termasuk UKM, untuk menggaet pasar yang lebih dinamis serta pemasarannya yang lebih efektif dan interaktif

“Dengan akses yang mudah dan fleksibel yang diberikan platform ini, maka para pelaku bisnis pun dapat segera melakukan digitalisasi dan membangkitkan kembali bisnisnya di masa new normal dan after normal mendatang.(M4)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here