Jawaban Bupati Terhadap Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Atas Raperda Perubahan APBD Kepahiang TA 2020

0
70

KEPAHIANG – Bupati Kepahiang Dr.Ir.Hidayatullah Sjahid,MM.IPU sampaikan jawaban atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap raperda Perubahan APBD Kabupaten Kepahiang tahun anggaran 2020 dalam rapat paripurna DPRD diruang sidang utama kantor DPRD Kabupaten Kepahiang,Selasa (15/09/2020).

Disampaikan Bupati atas pemandangan umum fraksi Nasdem,bahwa apresiasi dan terima kasih atas masukan yang diberikan,pemkab kepahiang akan berusaha melakukan kegiatan secara efektif dan efisien sehingga dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat termasuk dalam peningkatan SDM.

“Terhadap kegiatan penanganan covid-19 telah dilaksanakan sesuai dengan petunjuk teknis,pada pendapatan juga kita mengalami peningkatan dengan mendapatkan hibah sebesar Rp.22.312.500,000,- dari BNPB untuk kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana,”sampai bupati.

Menanggapi pemandangan umum Fraksi Golkar GPPI disampaikan bupati bahwa terhadap pinjaman PT SMI sebesar Rp.59.977.020.000 sampai dengan saat ini belum ada realisasi, hal ini dikarenakan belum ada progres pekerjaan yang dilaporkan ke PT.SMI, berkaitan dengan angka sebesar Rp. 51.758.593.400 yang dipertanyakan merupakan anggaran pinjaman kepada PT.SMI pada APBD regular tahun 2020 dimana sisa Rp.8.281.426.600 sudah diproyeksikan terealisasi pada tahun anggaran 2019.

“Dalam kenyataannya belum terealisasi, sehingga sisa anggaran tersebut dianggarkan kembali pada APBD Perubahan tahun anggaran 2020”,sampai bupati.

Dilanjutkannya terkait penggunaan dan realisasi anggaran penanggulangan covid-19 dikabupaten kepahiang telah dianggarakan sebesar Rp.18.749.173.106,- dengan realisasi sebesar Rp.7.459.737.100 atau 39,79 persen.

“Terdiri dari pencegahan dan penanganan sebesar Rp.11.732.683.106 dengan realisasi Rp.3.579.437.100 pada OPD Dinas kesehatan dan BPBD, Penyediaan peralatan dan perlengkapan penanganan sebesar Rp.1.016.490.000 dengan realisasi sebesar Rp.190.000.000 pada RSUD,dan pengadaan sembako Rp.6.000.000.000 dengan realisasi sebesar Rp.3.672.300.000 pada 2 tahap untuk 12.000 kepala keluarga,” terangnya.

Menanggapi pemandangan umum fraksi kebangkitan bangsa,disampaikan bupati bahwa pemkab kepahiang akan terus menggali sumber PAD dengan meningkatkan kerja sama kepada semua stakeholder agar target yang ditetapkan dapat tercapai,terkait perijinan IMB pada perda nomor 03 tahun 2011 tentang perijinan tertentu masih mempunyai kelemahan antara lain belum adanya sanksi bagi bangunan yang tidak memiliki IMB.

Terhadap tenaga penyuluh pertanian sudah memiliki kualifikasi dan kompetensi,bagi tenaga penyuluh pertanian yang berpendidikan SMA memang ada, tetapi sudah diberikan pelatihan kompetensi tenaga penyuluh pertanian.

“Kegiatan promosi UKM pada dinas perdagangan,koperasi dan UKM sudah dilakukan,kemudian juga pada dinas perindustrian dan tenaga kerja melalui program pengembangan industri kecil dan menengah telah dilakukan dengan harapan dapat meningkatkan kualitas produk untuk dapat bersaing dipasaran”.

Ditambahkan bupati terhadap masalah pengelolaan sampah,telah dilakukan dengan program pengembangan pengelolaan dan penyediaan sarana dan prasarana serta sosialisasi kebijakan pengelolaan persampahan.

“Melalui program ini kita sudah memiliki mesin pengelola sampah (TPS3R) Tempat pengelolaan sampah Reuse,Reduse dan recycle yang ada didesa tebat monok dan tangsi baru, kedepan harapan kita bersama masalah sampah ini dapat diselesaikan dengan baik dengan penambahan TPS3R ,”sampai bupati.

Terakhir menanggapi pemandangan fraksi demokrat hati nurani,pemkab kepahiang memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas perhatian fraksi demokrat hati nurani untuk melaksanakan program kegiatan secara efektif dan efisien untuk masyarakat kabupaten kepahiang.

“Program dan kegiatan pada perubahan APBD tahun 2020 sudah difokuskan dalam membantu penanganan dampak ekonomi akibat covid-19 dimana salah satunya adalah pemberian bantuan sembako untuk keluarga yang kurang mampu,”pungkas bupati.

Demikian penyampaian dan tanggapan atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap perubahan APBD tahun 2020,dengan harapan setelah ini dapat segera dibahas oleh badan anggaran DPRD.

“semoga tuhan yang maha esa memberikan petunjuk dan kekuatan kepada kita semua agar pembangungan berkelanjutan dikabupaten kepahiang dapat terlaksana dan hasilnya dapat dinikmati semua lapisan masyarakat kabupaten kepahiang,,”pungkas bupati Hidayat.

Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua 1 DPRD Andrian Defandra,SE.M.Si dengan didampingi Wakil Ketua II Drs.H.M.Thobari Muad,SH serta dihadiri 17 anggota DPRD kabupaten kepahiang.

“Alhamdulillah hari ini kita sudah menerima jawaban bupati kepahiang atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap rancangan perubahan APBD kabupaten kepahiang tahun 2020 dengan baik dan lancar, atas nama lembaga DPRD saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setingi tinginya kepada saudara bupati,rekan rekan pimpinan dan anggota DPRD serta undangan dan hadirin yang hadir dalam rapat Paripurna hari ini,”sampai Andrian.

Ditambahkannya,sesuai dengan mekanisme pembahasan raperda,setelah menerima jawaban bupati pada hari ini maka rancangan Perubahan APBD tahun 2020 ini akan diserahkan kepada badan anggaran DPRD dalam rapat gabungan komisi yang dilaksanakn setelah rapat paripurna hari ini untuk dibahas dan dipelajari kembali secara mendalam, sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, sampainya.

Hadir dalam rapat Paripurna Bupati Kepahiang Dr.Ir.Hidayatullah Sjahid.MM.IPU, Kapolres Kepahiang diwakili Kabag ren Kompol H.Beni Rasyid, Dandim O409 RL diwakili Kasdim Mayor.Arh.M.Zaini Nurdin, Kajari Kepahiang diwakili Kasi intel Arya Masepa,SH, Sekretaris Pengadilan Negeri Kepahiang Achwan Syarnubi,SH, Ketua Pengadilan Agama Kepahiang M.Yuzar,S.Ag.MH,Sekretaris Daerah Kepahiang Zamzami,Z,SE.MM, Para asisten, staf ahli Setda dan jajaran kepala OPD dalam Lingkup pemerintah kabupaten Kepahiang. (Ancha TN )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here